Kenapa dia seperti ini ? dia marah, padahal ini adalah keputusan
yang telah susah payah aku ambil. Kadang
ku merasa tak ada pilihan dan tak ada yang benar . ini salah dan itu juga
salah. Kadang ku bertanya dimana baiknya
? karena ku ingin bisa memutuskan jalannya yang terbaik. Buta kah diriku jika aku tak melihat sikapmu
yang hanya menganggap aku sebagai seorang kakak sahabat ? aku terus memaksakan
perasaanku, tapi kini aku tak akan seperti itu lagi. Aku telah memutuskan sama sepertimu, mengganggap
dirimu sebagai ade’ sahabat. Tak lebih dan kurang. Namun pagi ini aku tidak merasa
tenang, dengan kemarahanmu kepadaku, aku terpikirkan dirimu. Dulu aku telah
yakin kau adalah cintaku seutuhnya, namun malam itu kau telah hancurkan
keyakinanku dengan kata-kata yang telah kau kirimkan lewat pesan singkat, “ kak, ada baiknya kita sahabatan aja,
tidak usah untuk melanjutkan hubungan ini !!” , aku kira kau bercanda, aku
tak percaya, semudah itukah kau malam itu ucapkan itu. Ketika itu perasaanku
tak menentu, perasaan senang akan cinta sudah lenyap terbang bersama angin
malam. Ku telah miliki rasa indahnya perih, rasa hancurnya hatiku, ternyata aku
selama ini salah mengartikan kedekatan dan cintamu, terlalu dalam perasaanku kepadamu, sehingga
aku merasa sakit. Kini aku hanya bisa mencintai bayanganmu dan indahnya
parasmu. Karena tak mungkin bagiku untuk bisa memilikimu.
Minggu
pagi, jam 10.45, badanku masih terasa panas dan hidung mampet. Mau beraktifitas
tidak bisa, ingin di atas kasur, terbaring merasakan rasa sakit ini. Mau
memejamkan mata tapi tak bisa, aku masih terpikirkan dia. Dia marah dan sangat
membenci aku, ku kirimkan pesan singkat atas permintaan maafku, namun tak
kunjung dibalas. Segitukah dia membenci aku, sehingga dia menjauh dariku ? ya
tuhan ampunilah aku yang telah menyakiti dia. Hati terus menggumam meminta maaf
tanpa dia mendengar ( mengetahui ). Aku menyesal telah membuatnya marah benci.
Aku tak tahu kalau aku menyakitinya, aku tak bermaksud untuk menyindir dan
menyakiti hatinya.(Bandel, maafkan aku ....yang telah menorehkan rasa sakit
dihatimu.) kini aku hanya bisa berdoa,
agar dia bisa memaafkan aku, kalau toh dia tidak memaafkan aku, ya silahkan,
dan kalau dia ingin menjauh dari aku ya silahkan juga. Aku tak akan
menghalangi, daripada dia akan tersakiti lagi karena aku. Tapi hatiku tak
merasa tenang dengan dia mendiamkan aku, tak angkat suara sedikitpun. Apa yang
harus aku lakukan ??? kalau memang yang terbaik aku menjauh dari dia, akan aku
lakukan, walau aku harus melanggar janji-janji aku kepadanya sebelumnya, ini
demi kebahagiaan dia.. dan mulai pagi ini aku akan menjauh dari dia. Walaupun
hati ini ingkari semua itu. Jadikanlah semua yang pernah kita lewati sebagai
mimpi dan anggap itu tak pernah terjadi. Dia akan selalu aku sayang dan cintai
walau hanya bayangan dan kenangan belaka. Ternyata mencintai tak harus
memiliki, melihatnya bisa tersenyum adalah sebagian dari memiliki walau hanya
mimpi. Selamat tinggal kasih. Akhir dari segalanya, akhir dari cerita kita.
Terbanglah kelangit luas, kepakan sayapmu bebas di angkasa, jangan pernah kau
merasa ragu untuk kepakan sayap karena kebahagian itu telah nyata ada untukmu.
Aku bahagia bisa mencintaimu walau hanya sesaat, itu merupakan anugerah yang
terindah untukku. Akan aku kenang selamanya.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
0 komentar:
Posting Komentar