Hari ini sangat melelahkan untuk harus aku lewati. aku tak mampu berbuat apa-apa, aku hanya diam membisu laksana seni origami ( 1000 bangau kertas ). ingin buang semua rasa resah gundah bersama 1000 bangau kertas terbang melayang dilangit luas membentang biru. entah kenapa setiap hari rasa resah selalu ada dihati ?
bersama bintang langit aku ungkapkan, dilangit malam penuh kelap kelip beribu bintang aku ukir kata merangkai indah resah, sendiri menyepi disudut malam gelap pekat.
Tuhan berilah aku semangat ....
Tuhan berilah aku kekuatan...
Tuhan dengarlah rintihan suara hati...
yang tak mampu aku ungkapkan bersama detak detik waktu berlalu...
hanya kepada-Mu Tuhan aku curahkan...
karena hanya Engkau yang bisa mengerti...
Aku butuh ketenangan jiwa,,, semua terasa sepi walau aku berada diantara semua teman-teman. inginku teteskan airmata ini, tapi aku tak mampu, sungguh perih yang terasa, menusuk hati, menyayat jiwa dengan sembilu kehidupan. tak ada kebahagian yang tersirat dengan senyuman jikalau ada yang tersakiti.
aku benci dengan semuanya, aku sudah tak peduli dengan ini, aku benci yang namanya cinta. cinta sungguh menyiksaku, membuat hidupku terpuruk pilu. dimanakah kebahagiaan cinta yang disebut-sebut sang pujangga ? sungguh itu hanya mimpi belakang, hanya untuk memuaskan kesenangan hati sang pecinta cinta. cinta hanya bisa menyakiti jika sudah kehilangan. Oh.. Tuhan,,,, haruskah aku benci dengan cinta, menutup hati akan cinta ? namun aku pinta, munajatkanlah hati ini dalam hanya cinta akan kecintaan kepada-Mu.
bersama bintang langit aku ungkapkan, dilangit malam penuh kelap kelip beribu bintang aku ukir kata merangkai indah resah, sendiri menyepi disudut malam gelap pekat.
Tuhan berilah aku semangat ....
Tuhan berilah aku kekuatan...
Tuhan dengarlah rintihan suara hati...
yang tak mampu aku ungkapkan bersama detak detik waktu berlalu...
hanya kepada-Mu Tuhan aku curahkan...
karena hanya Engkau yang bisa mengerti...
Aku butuh ketenangan jiwa,,, semua terasa sepi walau aku berada diantara semua teman-teman. inginku teteskan airmata ini, tapi aku tak mampu, sungguh perih yang terasa, menusuk hati, menyayat jiwa dengan sembilu kehidupan. tak ada kebahagian yang tersirat dengan senyuman jikalau ada yang tersakiti.
aku benci dengan semuanya, aku sudah tak peduli dengan ini, aku benci yang namanya cinta. cinta sungguh menyiksaku, membuat hidupku terpuruk pilu. dimanakah kebahagiaan cinta yang disebut-sebut sang pujangga ? sungguh itu hanya mimpi belakang, hanya untuk memuaskan kesenangan hati sang pecinta cinta. cinta hanya bisa menyakiti jika sudah kehilangan. Oh.. Tuhan,,,, haruskah aku benci dengan cinta, menutup hati akan cinta ? namun aku pinta, munajatkanlah hati ini dalam hanya cinta akan kecintaan kepada-Mu.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
0 komentar:
Posting Komentar