Rabu, 11 Januari 2012 | By: Muhammad khairi

About Me

Aku adalah aku, aku layaknya debu yang berterbangan kesana kemari terbawa oleh angin, terpelanting dijalan raya. menempel di alas kaki, terpontang panting. Aku tak tahu apa arti sebenarnya dari sebuah namaku “ Muhammmad Khairi “, sungguh aku tak tahu itu. Yang ku tahu aku terlahir kedunia dengan  fisik yang sempurna, di desa terpencil “ Loa deras “. Terlahir di malam senin, tanggal 17 november 1991. Dan aku hanya tahu aku hanyalah anak seorang petani miskin, yang tak punya apa-apa,melainkan punya kasih sayang dan cinta. Itulah yang dimiliki oleh keluargaku. Setiap hari cela’an dan hina’an selalu ada untuk keluargaku.
Jadi untuk apa aku bergaul dengan orang-orang yang memiliki segala-galanya ? jikalau aku bergaul dengan mereka, malah aku mendapatkan  hina’an dari mulut mereka . aku menyadari akan diri ini, aku setiap hari merasa sepi. Kadang aku merindukan senyuman dan gelak tawa bahagia yang keluar dari lubuk hati terdalam. Tapi itu hanya mimpi belaka yang tak mungkin jadi kenyataan. Hemmmm.... tuhan berikanlah ketabahan untukku. Kupasrahkan semua kepada-Mu, Itu doa yang kupinta kepada tuhan. Aku bersyukur atas nikmat yang telah Engkau berikan untuku, yang mana aku masih bisa bernafas, menikmati indahnya dunia yang fana ini dan merasakan cinta makhluk paras cantik cipta’an-Mu.
Aku adalah kekasih yang hanya bisa mencinta tapi tak dicinta. Butir-butir cinta telah lama bersenyam dalam hati ini. Namun aku belum mampu untuk mengendalikan cinta. Malah sebaliknya cinta yang mengendalikan aku. Aku hanya bisa mencinta dari kejauhan, menjadikan dirimu kekasih semu ku, setiap malamku dan hariku. Bayanganmu, senyum, wajah paras cantikmu, dan harapan cinta selalu ada hadir temani. Itu sudah lebih dari sekedar cukup untukku. Walaupun aku tak bisa mendekap erat seluruh cintamu.
Oh... Tuhan, aku inginkan perubahan untuk diri ini, menjadi lebih baik, dan selalu bersujud kepada-Mu. Oh.. Tuhan, labuhkanlah cinta-Mu untukku, terangilah aku dengan cahaya-Mu yang agung, untuk meniti jalan-Mu yang lurus. Oh... Tuhan aku merasa sendiri menyepi, inginku menagis menyesali mengapa terjadi, menagis bersujud kepada-Mu, memohon ampunan dan rahmat-MU. Bertapa lemahnya diri ini, betapa kecilnya diri ini, betapa hinanya diri ini ketika menghadap kepada-Mu. Kata-kata cinta mengalir indah didoa-doaku. 

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 komentar:

Posting Komentar

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "