Tutuplah pintu besi masa lalu dan masa depan, dan hiduplah dalam
detik-detik hari ini.
1.
Akankan saya harus menunda kehidupan hari ini karena takut akan hari
esok atau karena harapan kebun yang indah esok hari ?
2. Akankah saya harus
menjadikan hari ini menjadi sedekimian
getir dengan membayangkan hal-hal yang
telah terjadi dimasa lalu, yang telah lapuk bersama dengan berlalunya waktu dan
zaman ?
3. Akankah saat bangun
dipagi hari, saya telah bertekad untuk mengunakan sebaik-baiknya hari ini, dan
mengambil faedah yang sebesar-besarnya dari waktu yang hanya berjumlah dua puluh empat jam kedepan ?
4. Akankah saya mampu
mengambil faedah dari rangkaian detik demi detik dalam kehidupan hari ini ?
5. Kapan saya akan
mulai melakukan semua itu ? Minggu depan ? besok ? atau, hari ini ?
Sumber : La Tahzan ( halaman 136 )
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 komentar:
Posting Komentar